Saturday, March 25, 2017

Maret dan yang Belum Selesai

Saturday, March 25, 2017
Kita satu frekuensi tidak ya?

Maret deras di semua tempat. Rumah ibu kos, kamar, gedung kuliah, ruang tutorial, kafe, mall, jalan raya. 
Saya khawatir kalau ternyata muasal hujan ini adalah diri saya sendiri. Tapi sepertinya tidak. Orang-orang juga mengeluh dan mengeluh. Awan lebih narsis dari biasa.

Maret deras sekali, apalagi ditambah perasaan saya yang awut-awutan. Saya mulai perhitungan. Saya buka ulang setiap pesan yang saya kirim. Belum juga kamu buka. Saya tidak suka diabaikan. Setidaksuka saya dengan susu putih, sambal dan durian. 
Dan lain waktu saya tertelan juga.

Bagaimana ya mendefinisikan perasaan saya?
Kadang ingin saya coba rumus baru bagaimana menyatakan yang ingin saya katakan dan layak didengarkan.
Kadang susah sekali ya bilang saya kangen,
atau bertanya kenapa saya diabaikan.

Sepertinya, kita memang tidak satu frekuensi.

(rc) HS

No comments:

Post a Comment

Don't be Shy to Comment :)